rianto isaac's Weblog

rianto utomo isaac sahala utomo

mobil, mengetes pelampung bensin

with 2 comments

Mengetes Pelampung Bensin : Fuel Gauge



hari ini kang Bejo isi bensin full tank…pulang pergi kantor…terus mampir bentar ke mal…besok pagi mau ke kantor…eh tiba 2 indikator bensin menunjukkan posisi E “”””””””””””””””kang Bejo Panik….kok bisa………………ya udah udah karena hari ini kang Bejo bangun ke siangan ..lanjut aja dah kekantor paling nanti mampir di pombensin bentar……mikirnya ntar aja……………..

Jalan sampai hampir pom bensin ada tulisan pertamina pasti pas….kang bejo udah ngasih sein kiri…….
saat ngasih sein kang Bejo ngelirik ke dashboard eh tiba2 jarum indikator bensin naik kembali ….wew..gak jadi isi bensin dah……..lanjut…….

Kejadian ini tidak hanya terjadi pada kang Bejo, kejadian ini mungkin pernah terjadi pada anda………

Hal ini menunjukkan bahwa indikator bensin “ngaco”
Tidak hanya itu gejala indikator bensin ngaco..antara lain :
Indikator tidak full meskipun baru isi bensin full tank
Indikator tidak naik sama sekali

Salah satu objek yang sering di jadikan kambing hitam adalah Pelampung bensin yang ada di dalam tangki……

Tetapi belum tentu pelampung bensin itu salah..bisa saja sumber masalah berasal dari wiring atau pun dari indikator di dashboard itu sendiri….

Untuk memastikan pelampung kita berfungsi atau tidak dapat dilakukan secara manual dan sederhana.

Caranya :
Lepas pelampung dari Tangki.
Biasanya pelampung terdiri dari 2 kabel. Satu untuk Ground (G)
dan yang lain adalah Output Sensor (S)

Bagaimana membedakan G dan S ini pada pelampung ? ukur dengan tester..antara kabel dengan Body pelampung itu ..apabila hambatannya adalah 0 maka itu kabel G. sisanya adalah kabel S.

Untuk mencoba fungsi dari pelampung ini dibutuhkan bohlam T10 atau bohlam tancep 12V, Aki dan kabel.
Bohlam T10 dipasang pada dudukannya..:

satu kabel dari bohlam T10 di hubungkan ke aki +
sisa kabel lainya dihubungkan ke S pada pelampung
kabel G pada pelampung dihubungkan pada aki –

Selesai..setelah itu gerakkan pelampung naik dan turun..
Untuk pelampung normal, saat pelampung dinaikkan maka bohlam akan menyala semakin terang…dan ketika diturunkan akan meredup perlahan..
Apabila bohlam t10 tiba2 padam atau mati saat pelampung bergerak berarti pelamung anda bermasalah…ulang beberapa kali maka anda akan mendapatkan hasil yang sama…di posisi yang sama bohlam akan padam. Posisi itu lah yang menyebabkan indikator bensin menunjukkan E.(empty)

rianto utomo bole nyontek dari http://forum.otomotifnet.com/otoforum/showthread.php?t=4865

Written by isaaconi

September 3, 2010 pada 10:53 am

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mantap

    Chiko

    September 20, 2015 at 6:41 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: